Senin, 07 September 2015

Teori-teori Yang Mendasari Perlunya Pendekatan Psikologi (lingkungan) dalam berarsitektur : 
1. Jon Lang, dalam  Rinehart, 2004

         Architecture is a fine art, (but) it is also a technology and an applied social/ behavioral science in which architects make statements on the activity patterns, physiological needs and aesthetic preferences of people”     
     
2   2. Hershberger, 1977
         We recognize that the architectural environment cannot be used (except in the most primitive sense) in the absence of meaning
         The use of buildings will depend on the meaning the designed buildings have for people (user to be)

     3. Kopec, 2010
·        Human –environment interactions (in architecture) are based on human’s psychological processes in relation to their surroundings

·        The effect of the physical environment is buffered by perceptions, beliefs, preferences, experiences, and personality

Minggu, 06 September 2015

Selamat siang teman-teman peminat psikologi lingkungan arsitektur,
Lama saya tidak berkomunikasi melalui blog saya ini, kali ini ingin sekali saya menyambung diskusi-diskusi kita yg lalu. Sebagai awal pertemuan saya akan suguhkan sebuah skema ber-arsitektur yg mudah-mudahan memberikan inspirasi untuk diskusi-diskusi kita


Saya tunggu diskusinya. 

Salam,

Minggu, 15 Juni 2014

Pendekatan  ARSITEKTUR PERILAKU dalam  PEMBAHASAN MATERI TESIS S2 PERANCANGAN ARSITEKTUR, S2 TEORI, SEJARAH DAN KRITIK ARSITEKTUR dan DESERTASI S3 PEMUKIMAN, PASCA SARJANA ARSITEKTUR FTSP-ITS

Kepada mahasiswa tersebut di atas diminta mengunggah materi Tugas 3 MK Arsitektur Perilaku (Program Studi Perancangan Arsitektur) dan MK Arsitektur Perilaku 2 (Program Studi Teori, Sejarah dan Kritik Arsitektur) ke blog ini, paling lambat tanggal 20 Juni 2014.

Selamat bekerja
Dosen MK,
Sri Amiranti

Minggu, 09 Juni 2013

DISKUSI MATERI KONTRIBUSI “POSITIVE THEORY” DALAM ARSITEKTUR PERILAKU


DISKUSI MATERI  KONTRIBUSI “POSITIVE THEORY” DALAM ARSITEKTUR PERILAKU

Skema Lang (1987) di atas menguraikan dengan jelas peran ilmu-ilmu perilaku dalam menngisi masukan “positive theory” pada proses perancangan arsitektur maupun evaluasi karya arsitektur. Bagi mahasiswa S2 maupun S3 Pasca Sarjana Arsitektur ITS yang mengikuti perkuliahan Arsitektur Perilaku,  diminta memberikan komen dalam blog ini yang menguraikan  kontribusi  positive theory” untuk menjelaskan dan mempertajam telaah / kajian substansi dan prosedur yang anda kupas dalam tesis/ desertasi anda.
Penekanan telaah/ kajian bagi tiap bidang studi adalah sbb :
·         S2 Teori, Sejarah dan Kritik Arsitektur bertumpu pada pendekatan kajian evaluatif/ kritis dari obyek/ subyek garapan dalam tesis
·         S2 Perancangan Arsitektur bertumpu pada pendekatan perancangan arsitektur dari obyek rancangan dalam tesis
·         S3 Pemukiman bertumpu pada pendekatan kajian evaluatif/ kritis dari obyek/ subyek garapan dalam desertasi atau pada pendekatan perancangan arsitektur dari obyek rancangan dalam desertasi.

Komen di blog serta keseluruhan materi tugas ini yang disajikan lengkap (dengan gambar/grafis/skema yang mendukung) dalam bentuk soft copy (yang bisa dikompilasi dalam sebuah CD untuk masing-masing bidang studi), diunggah/ dikumpulkan paling lambat hari Selasa, tggl 18 Juni 2013.
Selamat bekerja!

Wass,
Dosen MK Arsitektur Perilaku 2 dan MK Arsitektur Perilaku
Sri Amiranti